Mbakar Kedele, Mencari Belut Atau Mencari Telur Burung

Bila musim tanam kedele diantara teman ada yang membawa korek api, kalau pulang sekolah dijalan tengah sawah tidak jarang mencabut pohon kedele beberapa batang, kemudian dibakarnya dengan damen kering (pohon padi kering), dengan berjalan kami sambil nyisil dele bakar, kalau sudah begitu terasa dunia miliknya orang sekarang bilang makan DAMAME he he he . . . .

Yang lebih seneng lagi kalau pas melewati tanaman Jagung, mengambil beberapa buah kemudian mencari Tlethong kering (Tlethong adalah maaf kotoran Kerbau atau Sapi) untuk mbakar jagung, kotoran Kerbau atau Sapi ini kalau sudah kering bener, kemudian dibakar nyalanya seperti api kompor Gas warnanya biru kemerahan, jadi kalau untuk membakar jagung cepat matang. Lain lagi kalau musim tanam padi, padi masih menghijau banyak burung Truwok namanya atau manuk Pitik-pitikan yang pada nelor diantara padi yang lagi menghijau maka kalau pulang sekolah mencari telur burung-burung itu, atau kadang-kadang cari belut dulu, cari ikan dikalen-kalen, sebab sekolah ndeso tanpa alas kaki lebih-lebih pakai sepatu, anak-anak jarang kecuali kalau anaknya orang-orang berada.

Teman-temanku yang bersama-sama sekolah jalan kaki kalau mau pakek sepatu dan pakai baju setrikaan malah malu, lucu kan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s