Tiga Puluh Enam Tahun Mengabdi Di Bank Jatim

Assalaamu’alaikum Wr.Wb.

Cerita ini aku terinspirasi berkat Bapak Faishal Noor Rahman, Direktur PT. Praktis Tour And Travel Biro Perjalanan yang berkantor di Jalan Soekarno-Hatta Kav. 1F Malang, yang setiap hari aku bersama beliaunya bergumul mengelola PT. tersebut.

Beliau secara kebetulan masih bertetangga desa dengan aku sewaktu masih didesa dulu, walau tetangga desa tetapi juga beda Kecamatan, aku tinggal di desa Tegaldlimo Kampung XI Kecamatan Tegaldlimo yang berdekatan dengan hutan Purwo lebih dikenal dengan Alas Purwo, Bapak Faishal Noor Rahman tinggal di desa Jatirejo yang dekat hutan Jati Karetan dibawah wilayah Kecamatan Purwoharjo, rumah kami berdua memang dekat hutan, tetapi kami berdua bukan orang hutan.

Usiaku 60 tahun usia beliau 40 tahun beda jauh, masih layak menjadi anakku seandainya aku kawin usia 20 tahun, tetapi hal tersebut tidak menghalangi hubunganku berdua kesehariannya, setiap hari ada saja yang diobrolkannya, kalau sudah begitu gayeng banget.

Nah suatu ketika yang diobrolkan tentang masa kerjaku di Bank Jatim yang mencapai 36 tahun, beliau mencermati ceriteraku sampai habis, diakhir cerita Pak Faishal bilang sama aku, “Pak! Cerita Bapak tadi kan sampai hari ini belum pernah terungkap dan belum ada yang pernah menulisnya, masa kerja yang tiga puluh tahun tersebut? Bagaimana kalau cerita Bapak tadi ditulis Pak?”. Walaupun aku rasa berat tetapi akhirnya aku menyetujuinya, sebab setiap hari di PT. Praktis Tour and Travel ada bagian yang membuat Website serta didalam Web tersebut dimasukkan ceritera apa saja yang ceritera tersebut diambilkan dari mana saja, bisa dari koran, dari majalah dari mulut seseorang dari mana sajalah pokoknya dengan tujuan bisa bermanfaat untuk orang lain.

Mulailah aku menuliskannya, aku tulis mulai hari Senin Wage kalender Hijriyah 26 Syawal 1434 H. Kalender Jawa 26 Sawal 1946 Tahun Jimakir Windu Kuntoro Wuku Kurantil, atau tanggal 02 September 2013 dengan gaya dan bahasa yang aku bisa dan bisa selesai sampai kapan yang aku sendiri tidak mengerti.

Ada 2(dua) hal pokok yang diharapkan dari ceritaku ini :

  1. Untuk mencegah biar tidak cepet pikun bagiku, dan mengingat kembali apa yang masih tersisa didalam pikiranku.
  2. Memberikan peninggalan kepada anak cucu yang masih mau membacanya

Demikian semoga ada guna dan manfaatnya

Wassalaamu’alaikum Wr.Wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s